Halaman

Kepadamu

0 komentar

Kepadamu 
Yang bersembunyi dalam diam Karena ragu
Yang mengajarkan makna dari setiap kata masa depan
Yang membuatku jatuh dan meninggalkanmu
Untuk belajar memahami apa itu waktu
Maaf 
Jika aku tak menyajikan apa-apa
Hanya seikat rindu yang tebakar
Lalu serupa jadi abu
Aku terpuruk sajak tentangmu
Ribuan Jutaan huruf menuntutku untuk menunggumu diujung puisiku.
Bgaimana bila aku benar-benar jatuh cinta padamu?
Bagaimana bila rasa
Lalu, ketika kini aku terlanjur jatuh cinta
Rasa ini harus dibawa kemana?
Sementara kehatimu saja tak kutemukan jalannya.
Kau terlalu jauh untuk kurengkuh
Atau memang kedekatan tak pernah kau inginkan?
Sebab berulang kali aku menunjukkan diri
Namun tak sekali pun kau menyadari bahwa aku selalu ada
Barangkali terlalu sulit bagimu untuk menaruh peduli
Sedangkan terlalu mudahnya aku untuk memberi hati
Barangkali disuatu waktu yang entah
Kamu akan mendengar
Barangkali disuatu titik yang entah
Aku akan terluhat
Atau barangkali sebelum semuanya terjadi
Rasa yang ada justru terlanjur pergi
Semoga disuatu hari yang entah
Kamu akan tahu bahwa aku pernah begitu ingin untuk diinginkan
Semoga disuatu hari yang entah
Kamu akan tahu bahwa aku pernah begitu ingin kau lihat
Semoga pada saat itu
Segala sesuatu belum terlambat.



- Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger